 |
| BAYU FIRDAUS. S.Pd. |
Tiba-tiba aku tergiur dengan
blog, entah karena apa dan karena siapa, apakah blog merupakan cinta
terakhirku, bukan cinta terakhirku bukanlah blog, atau apakah blog dapat
menghasilkan rupiah yang melimpah, mungkin….
Ya… saya akan mulai mejadi
blogging sekarang, jadi, bantuan berupa materi, uang, dana, dan rupiah sangat
saya butuhkan untuk membeli leptop, membeli modem, membeli pulsa dan lain
sebagainya, sgar saya dapat nge blog tiap hari… dengan begini kan blogging dapat
mengahasilkan uang…
Apakah kalian tau siapa aku yang sebenarnya, dari foto yang
terpampang diatas sudah sangat jelas dan gamblang, kalau aku merupakan
pribadi yang ganteng dan cool serta keren dan gaoool abiesz, dapi penampilan
yang sangat kereeen sudah tidak bisa dipungkiri lagi kalo aku tuh orangnya
supel, baik hati, ramah, suka menabung dan suka menolong, ya itulah aku.
Terkadang
kurasakan aneh, Ada nafas yang menembus sela sela jari, dan melewati seluk
seluk rongga, aku teringat hidup yang ku rasa mengadiliku dalam setiap
detik-detik dan alunan air mata yang kan bersaksi di pengadilan.. mungkin dari
sisni akan ku mulai nge blog hingga rasa ini terpuaskan.
Sebuah nama BAYU
FIRDAUS.
Berasal dari
keluarga yang amat peduli hari akhir membuatku gelagapan dengan hari hariku,
dari sekolah dasar agama, agama, negeri, hingga saat ini di bangku birokrasi
yang bertopeng busuk negara. Aku bertekat menjadi jiwa jiwa bertanah air satu
bak sumpah pemuda lalu. Saat mata mata dan telinga ini mulai kosong akan
ayat-ayat Mu, raga ini semakin tak bisa bertahan dalam ke fana an dunia.
Matur
kasih...
Allah SWT
sing mbau rekso ning jagad raya, Muhammad SAW pengibar panji panji suci, bapak
terkasih, ibu tercinta, kakak yang sangat ku banggakan, adik yang sangat
kuharapkan (U one), sahabat pojok Family.
Berkomunitas
mereka yang mengerti tentang seni, tapi aku sendiri kekeringan dengan seni,
mencoba bertahan bersama AIR yang senantiasa mengalir-mengaliri aliran
kehidupan. Matur thanks dhulur dhulur.
Berkawan
dengan kawan kawan organisasi amar ma’ruf nahi munkar yang mencoba mengepakkan
sayap sang surya. Berteman dalam Ikatan yang selalu ingin menegakkan suatu hal
sakral yang kan ku bawa ko’it.
Hingga kini
aku memiliki atap dalam keluarga rantau ku dan sekarang Kalian yang menjadikan
aku kaku, ku mohon temani langkah bisuku, tegakkan kerapuanku, ajari aku dewasa
dan faham akan semua, walau juga belum semua, yang akan kubahas dikemudian
halaman.
Di akhir
cerita, aku menemukkan separuh birahiku, yang akan kujaga sampai raga ini tak merasakan
dinginnya salju, panasnya terik. I Love U reeva......
Dan saat di
bulan yang sangat purnama aku mendapat dekapan angin yang selalu bersua dalam
laras laras ku… inilah syair yang dipersembahkannya untukku
Lelaki
datang atas nama angin
Diam diam menyentuh
raga yang lama kujaga dalam tidur abadiku
Lelaki yang
selalu meraba dalam hening
Menyentuh
dengan angin
Membawaku
terbang juga dengan angin
Hemmmmm…..
teringat awal purnama dulu
Hanya dengan
sapa aku teretas terbata dalam pesan-pesan singkat
Kita pun
dekat dalam sekejap
Dari jabat
tangan hingga kegelisahan
Perlahan
tetapi pasti
Endapan rasa
itu telah membentuk gugusan bintang warna warni
Heeeh,
perjalanan yang sederhana tapi menyenangkan
Terkadang
aku merasa sesal
Kenapa itik
buruk rupa sepertiku berdampingan
dengan
elang yang terbang gagah diangkasa sepertimu
Oooh….sungguh
kau selalu sempurna di pelupuk mataku
Kau yang
selalu berjalan tanpa kesombongan
Berbicara
dengan suara nirwana
Bisikanmu
membuat amarahku tertidur pulas
Kau tak pernah
tau bagaimana rasanya berlari dari siluetmu yang terus menghantui
Berlari dan
terus lari
Namun
lagi-lagi senyummu yang kutemui
Rembulan
yang dulu kau janjikan akan membuat purnama
T.B.C
MAKASIH
RIPHA….
MAKSIH
SEMUA….