10.02.2011

Terimakasih Atas Kesabaranmu



Dia usapkan sisa air wudhu itu dikeningku
Saat aku masih setia dengan mimpi-mimpiku
Mimpi ini masih menghibur ku
Melambai-lambai

“subuh leeee”

Sekarang..
Begitu jelas di sela-sela bulu mata yang sudah mulai merayap atap

Senandung ayat itu membuat ku terpranjak dari hangatnya kelam
Sudah memang wajib bagiku memberi sujud pada Illahi Robbi

Aku begitu mengenalnya..
Aku begitu merasa dekat dengannya
Dan aku begitu merasa memilikinya...


Tuhaaaan.....
Ketika sabdaMU telah mulai luntur dibenakku
Cambukklah aku dengan caciMu
Entah bagaimana caraMu kembali mengingatkan

Tuhaaaan.....

Jika ragaku tak lagi menyimpan syukurMu
Bangunkan aku dari sesatnya jalan yang telah ku tempuh

Hanya padaMU aku mencurahkan segenap raga ini

Hanya padaMU aku berlutut pasrah
Hanya padaMU aku tak berdaya merasakan indahnya nikmatMU

Dan Hanya padamu aku menyerahkan nafas ini

Jika sepenggal nafas nanti telah kau bawa ke ubun-ubun
Lepaskanlah aku dalam dekapMU
Hangatkan aku dengan surga Firdaus Mu
Sejukkan hatiku dalam istiqomahku padaMU....

0 komentar:

Posting Komentar